Cara Mengatasi Depresi Pasca Melahirkan.
Cara Mengatasi Depresi Pasca Melahirkan.

Ralfaonline.com, Tidak sedikit wanita yang mengalami stress dan depresi setelah melahirkan, hal tersebut tergolong cukup normal karena disebabkan oleh perubahan tubuh pada wanita yang telah mengandung dan melahirkan. Cara mengatasi depresi pasca melahirkan cukup mudah dan beragam, asalkan suami dapat mendampingi dan support keluarga yang dapat memberikan kita semangat.

Cara Mengatasi Depresi Pasca Melahirkan.
Cara Mengatasi Depresi Pasca Melahirkan.

Namun jika emosi pada masa pasca melahirkan tersebut tidak dapat di kontrol, tentu saja hal tersebut tidak boleh disepelekan karena bisa jadi depresi normal berubah menjadi depresi postartum. Depresi postpartum adalah depresi berkelanjutan yang berlangsung cukup lama, berbeda dengan baby blues yang akan dialami beberapa hari saja.

Tanda-tanda Depresi Postpartum

  • Susah tidur atau insomnia
  • Sering tiba-tiba menangis
  • Berpikiran untuk menyakiti diri sendiri bahkan menyakiti bayi
  • merasa tak berharga dan tak memiliki harapan
  • Kehilangan energi
  • Merasa lemas dan kelelahan yang amat sangat
  • Kehilangan nafsu makan, atau bahkan penurunan berat badan

Berikut ini cara mengatasi depresi pasca melahirkan yang berkelanjutan atau sepresi postpartum.

Jauhi hal-hal yang horor dan mengerikan

Ibu yang mengidap depresi postpartum sangat emosional. Apapun yang mereka lihat, akan mereka hubungkan dengan kondisi mereka sendiri. Oleh karena itu, mereka kadang sulit mengontrol pikiran dan malah terjebak dalam imajinasi sendiri.

Penting untuk mengelilingi diri kamu dengan hal-hal yang indah dan positif untuk mencegah pikiran kamu berkelana ke hal-hal yang buruk. Jauhi dulu film horor, novel misteri, cerita-cerita menegangkan, dan untuk sementara jangan baca atau tonton berita kriminal.

Jangan terlalu mengandalkan tips orang lain

Baik itu informasi yang kamu dapat dari website atau majalah, atau dari mommies forum di internet, ingatlah bahwa tak semua saran dan tips yang berhasil bagi ibu-ibu lain akan berhasil juga pada kamu. Kondisi depresi setiap ibu berbeda-beda, sehingga cara mengatasinya pun mungkin tak sama. Terobsesi dengan berbagai saran dan tips malah bisa membuat Anda makin terpuruk saat kamu tak melihat hasil yang nyata.

 Jangan membebani diri sendiri dengan tugas yang menumpuk

Mengurus anak, mengurus suami, mengurus rumah, mengurus pekerjaan, dan sebagainya. Kalau memang tugas kamu banyak, jangan bebani diri sendiri dengan seluruh pekerjaan ini jika kondisi psikologis kamu memang tidak memungkinkan. Jangan sungkan minta bantuan suami, keluarga, atau asisten rumah tangga.

Cara Mengatasi Depresi Pasca Melahirkan.
Cara Mengatasi Depresi Pasca Melahirkan.

Kalau kamu merasa lelah dan benar-benar butuh tidur, tapi cucian kotor masih menumpuk, tidurlah. Kesehatan kamu  lebih penting dibanding tumpukan pakaian yang masih bisa dicuci keesokan harinya.

Jauhkan diri dari orang-orang negatif

Tak semua orang akan mendukung kamu dan memahami kondisi kamu. Mungkin di antara mereka malah menyalahkan kamu karena merasa depresi saat kamu baru saja dikaruniai anugerah seorang bayi yang lucu, atau karena kamu tidak bisa memenuhi tugas kamu sebagai ibu, istri, dan wanita karier sekaligus karena depresi menghambat kamu.

Daripada mendengarkan hal-hal yang membuat kamu merasa bersalah, habiskanlah waktu hanya dengan orang-orang yang memahami situasi kamu dan mendukung secara positif. Penting juga untuk mencari ibu lain yang pernah berada dalam kondisi yang sama, sehingga kamu bisa saling berbagi.

Tahu kapan harus mencari bantuan

Kamu bisa mendapatkan bantuan dari orang lain untuk mengatasi depresi postpartum, tapi intinya adalah kamu sendiri harus aktif dan berniat kuat untuk melewati masa kelam ini. Tanpa adanya motivasi untuk “sembuh” dari diri sendiri, akan sulit mengalahkan depresi. Jika gejala kamu bertambah parah dan kamu merasa sudah tak bisa menanganinya sendiri, segera cari bantuan profesional dari seorang terapis atau psikolog.

Itulah cara mengatasi depresi pasca melahirkan berkelanjutan atau depresi postpartum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here